Cara Sukses Membina Keluarga Yang Sakinah Dan Harmonis

Keluarga Pengasihan Rumah Tangga

Setiap pasangan yang sudah menikah tentu saja menginginkan sebuah keluarga yang harmonis dan diselimuti dengan kebahagiaan. Dalam agama islam keluarga yang harmonis disebut dengan keluarga yang sakinah mawadah warrahmah. Secara harfiah, keluarga yang sakinah mawadah warrahmah ini adalah sebuah yang berlandaskan agama islam yang damai, penuh dengan cinta dan kasih sayang, lembut dan tidak ada pertengkaran maupun perselisihan di dalamnya.

Dalam keluarga yang seperti ini akan timbul kenyamanan dan kebahagiaan yang tidak terkira. Sehingga banyak orang yang mendambakan keluarga yang harmonis dan sakinah seperti ini. Untuk membangun sebuah keluarga yang sakinah dan harmonis ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan.

Berikut ini adalah beberapa Cara Sukses Membina Keluarga Yang Sakinah Dan Harmonis.

  • Memilih Pasangan Yang Sholeh Atau Sholehah

Menurut agama Islam, dalam memilih pasangan hidup ada beberapa kriteria yang harus diperhatkan, diantaranya adalah agamanya, kecantikan/ketampanannya, nasabnya dan hartanya. Ini adalah modal pertama untuk dapat membangun sebuah keluarga yang sakinah, mawaddah warahmah.

  • Menjalani Rumah Tangga Yang Berlandaskan Pada Al Quran Dan Sunnah┬áRasul

Berpegang teguh pada Al-quran dan Sunnah Nabi dalam merajut rumah tangga akan menghantarkan keluarga Anda untuk menjadi keluara yang penuh dengan keberkahan dan kebahagiaan baik itu bahagia di dunia maupun diakhirat. Semua aturan tertuang Alquran dan Sunah Nabi, tidak terkecuali juga aturan dalam berumah tangga, dan sebaik-baik aturan adalah yang berasal dari Alquran dan sunnah.

  • Memahami dan Menjalankan Hak Dan Kewajiban Dengan Baik

Hak seorang istri adalah kewajiban suami, sementara kewajiban istri adalah hal suami, demikian juga sebaliknya. Memahami dan menjalankan hak serta kewajiban akan mengarahkan kepada hubungan yang sehat, penuh ketenangan dan kebahagiaan. Sebaliknya, jika hak dan kewajiban ini tidak dijalankan dengan baik dan benar, yang terjadi adalah pertengkaran, ketidaknyamanan dan bahkan mengarahkan rumah tangga pada perceraian.

  • Tidak Memasukkan Pihak Ketiga, Kecuali Bila Benar-Benar Di butuhkan

Keluarga adalah komunitas dengan otonomi dan independensi, melibatkan campur tangan orang ketiga dalam sebuah rumah tangga baik itu orang tua, mertua, ipar, saudara atau pria dan wanita lain hanya akan menimbulkan perpecahan dan menjadikan keadaan semakin buruk. Karena itu sebaiknya hindari campur tangan pihak ketiga.

Pihak ketiga akan dibutuhkan manakala terjadi perselisihan yang tidak bisa diselesaikan oleh keduanya. Sehingga membutuhkan penengah, itu pun tidak bisa sembarangan memilih orang, ada kriteria-kriteria tertentu yang harus dipenuhi diantaranya adalah adil, memiliki ilmu yang cukup dan amanah.

Itulah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan bila Anda mendambakan keluarga yang sakinah dan harmonis. Apabila hal diatas sudah dipenuhi dan di jalankan dengan baik, maka akan terciptaka keluarga yang sakinah serta membawa kebahagiaan dunia serta akhirat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *