Aura Jodoh Tertutup Penyebab Utama Gagal Menikah

Tak Berkategori

Penyebab utama gagal menikah atau sering ditinggal pasangan adalah karena Aura Jodoh tertutup, Bagaimana bisa? Baiklah, dalam artikel kali ini saya akan mengulas tentang beberapa hal yang bisa menyebabkan gagalnya pernikahan seseorang yang sudah direncanakan secara matang, khusunya penyebabnya adalah tertutupnya Aura Jodoh.

Lamanya suatu hubungan ta’aruf atau pacaran tidak bisa menjamin anda bisa menikah dengan pasangan kekasih anda. Jika hal tersebut terjadi tentunya sangat menyakitkan bukan? 4 sampai 9 tahun itu sudah kategori pacaran yang cukup lama, meskipun dalam perjalanan cintanya pun mereka melalui putus nyambung.

Tahukah anda bahwa 93% pasangan yang menjalin hubungan pacaran selama 5 tahun lebih akan gagal menikah dengan kekasih yang dipacarinya selama itu. Yang mampu bertahan Sampa jejang pernikahan hanyalah 7% saja sisanya. Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Hal ini terjadi karena tertutupnya aura jodoh seseorang. Mengapa bisa demikian? Karena seseorang yang berpacaran lama belum tentu bisa mengenal pasangannya secara nyata. Karena orang yang berpacaran biasanya lebh memilih jaim atau menjadi orang lain dihadapan kekasihnya agar tetap disayang. Hal tersebut akan terjadi sampai kalian sudah 90% mempersiapkan pernikahan. Biasanya orang yang akan menikah memiliki rasa kekhawatiran yang luar biasa, dan hal itu memicu setiap orang untuk menjadi dirinya sendiri, secara psikologi orang yang merasakan kekhawatiran yang luar biasa tidak akan mampu berpura-pura atau jai’im untuk menutupi sifat buruk atau kekurangannya.

Nah, saat inilah pasangan anda akan melihat sosok anda sebenarnya, kekurangan anda dan sifat buruk yang selama ini anda tutupi, bisa jadi seteka semuanya terlihat jelas dan transparan hubungan anda akan berakhir pada titik itu. Itulah salah satu penyebab seseorang gagal menikah. Selain itu ketika seseorang sedang khawatir, gugup, berfikiran negatif, sering melamun, merasa resah maka aura negatif pun akan mudah menyelubungi tubuh orang tersebut.

Seperti halnya contoh ringan saja, anda tentu pernah mendengar ada larangan untuk melamun atau bengong, karea takut kesurupan atau kerasukan. Sebenarnya bukan demikian maksudnya, namun barangkali untuk memudahkan penerimaan kalimat pada masyarakat saja maka dikatakan seperti itu. Yang benar adalah, seperti yang saya jelaskan diatas bahwa aura negatif bisa dengan mudah menyelubungi tubuh manusia jika orang tersebut sedang dalam keadaan labil, kalut, bengong, khawatir yang sangat besar, berfikiran negatif serta melamun. Dan jika aura jodoh seseorang tertutup, sudah bisa dipastikan dia akan gagal meikah meskipun persiapan sudah dilakukan 90%. Atau bahkan bisa saja menikah namun usia pernikahannya hanya seumur jangung.

Aura Jodoh Tertutup Penyebab Gagal Menikah memang benar, bahkan ketika aura jodoh anda tertutup maka bisa saja anda melajang sampai puluhan tahun, Jodoh memang sudah ditulis oleh Allah SWT di lauhul mahfudz, namun jika anda tidak berusaha mencari jodoh anda, apakah jodoh tersebut bisa tiba-tiba hadir dihadapan anda dan berkata “Hai, akulah jodohmu” Mustahil, itu sama sekali tidak akan mungkin terjadi.

Nah, Jika anda merasa aura jodoh tertutup menjadi penyebab anda gagal untuk menikah, maka sudah saatnya anda membuka aura jodoh anda tersebut. Karena hanya inilah satu-satunya cara yang bisa anda untuk membuka aura jodoh tertutup penyebab gagal menikah. Adapun cara membuka aura jodoh bisa anda amalkan amalan-amalan pembuka aura jodoh, selain itu juga bisa anda mulai dengan mandi taubah kemudian sholat taubah, mohon ampunan pada Allah SWT, yang Maha pengampun dan Maha Membolak-balikkan hati manusia. Karena Hanya Allah SWT lah yang mampu membuka jodoh anda yang tertutup.

Tetapi meskipun demikian, ada orang yang doanya langsung terkabul saat itu juga, ada juga yang menunggu sampai Allah SWT benar-benar siap mengabulkan doa hamba-Nya, Atau bahkan Allah mengabulkan doa hamba-Nya secara tepat sesuai dengan kebutuhan hamba-Nya. Berdoa saja tidaklah cukup, anda juga harus tetap berusaha yaitu melakukan usaha nyata, karena jika berdoa tanpa berusaha, sama saja seperti berbicara namun tidak bersuara (bisu)

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *